AZ9dz65O7JdhCBmJmAy_O69F_XM

Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co :

Tampilkan postingan dengan label Pengertian Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian Psikologi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Pengertian Psikologi Pendidikan

. Kamis, 07 Maret 2013
0 komentar


 Pengertian Psikologi Pendidikan
Psikologi Pendidikan adalah studi, latihan atau bimbingan yang sistematis terhadap proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan ilmu kejiwaan. Kalau kita kaji lebih jauh, psikologi pendidikan berasal dari dua kata yaitu Psikologi dan Pendidikan.

Psikologi secara etimologis, berasal dari kata "psyche" yang berarti jiwa atau nafas hidup, dan "logos" atau ilmu. Jadi secara harfiah psikologi adalah ilmu jiwa atau bisa di sebut ilmu yang mempelajari kejiwaan. Seorang ilmuwan Rebek, 1988 mengemukakan tentang psikologi, menurut Rebek:

"Psikologi pada mulanya di gunakan para ilmuwan dan para filosof untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam memahami akal pikiran dan tingkah laku aneka ragam makhluk hidup mulai dari yang primitive sampai yang modern. Namun ternyata tidak cocok, lantaran menurut para ilmuwan dan filosof, pisikologi memiliki batasan-batasan tertentu yang berada di luar kaedah keilmuan dan etika falsafi. Kidah saintifik dan patokan etika filosofi ini tak dapat di bebankan begitu saja sebagai muatan psikologi"

Dari berbagai teori yang bermunculan dari para pakar dapat di tarik kesimpulan bahwa  psikologi adalah

"ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Lingkungan dalam hal ini meliputi semua orang, barang, keadaan dan kejadian yang ada di sekitar manusia"

Pendidikan berasal dari kata "didik", Lalu kata ini mendapat awalan kata "me" sehingga menjadi "mendidik" artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran (Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232). Pendidikan secara harfiyah adalah usaha sadar yang di lakukan oleh pendidik terhadap peserta didik, untuk mewujudkan tercapainya perubahan tingkahlaku, budi pekerti, keterampilan dan kepintaran secara intelektual, emosional dan spiritual.

Masa remaja (remaja madya)

. Jumat, 18 Desember 2009
0 komentar

Masa remaja (remaja madya)
Pada masa ini mulai tumbuh dalam diri remaja dorong untuk hidup, kebutuhan akan adanya teman yang dapat memahami dan menolongnya, teman yang dapat turut merasakan suka dan dukanya. Pada masa ini, sebagai masa mencari sesuatu yang dapat dipandang menilai, pantas dijunjung tinggi dan di puja-puja sehingga masa ini disebut masa merindu puja (mendewa-dewakan), yaitu sebagai dewa remaja.

Proses terbentuknya pendirian atau pandangan hidup atau cita-cita hidup itu dapat di pandang sebagai penemuan nilai-nilai kehidupan. Proses penemuan nilai-nilai kehidupan tersebut adalah pertama, karena tiadanya pedoman, si remaja pedoman, si remaja merindukan sesuatu bayang dianggap bernilai, pantas dipuja walau pun sesuatu yang dipujanya belum mempunyai bentuk tertentu, bahkan seringkali remaja hanya mengetahui bahwa dia menginginkan sesuatu tetapi tidak mengetahui apa yang diinginkannya.

Kedua objek pemujaan itu telah menjadi lebih jelas, yaitu pribadi-pribadi yang dipandang mendukung nilai-nilai tertentu (jadi personifikasi nilai-nilai). Pada anak laki-laki sering aktif meniru, sedangkan pada anak perempuan kebanyakan pasif, mengagumi, dan memujanya dalam khayalan.



Profiledough : Dibayar Dengan Memasang Banner

. Sabtu, 11 Juli 2009
0 komentar

Profiledough : Dibayar Dengan Memasang Banner
Profiledough : Dibayar Dengan Memasang Banner



MAKE MONEY on your PROFILE - ProfileDough.com



Haii... Kawan semua, ini ada kabar baru. Satu lagi program yang akan membayar anda-anda semua dengan Dollar. Langsung ke account Paypal anda.

Gimana caranya Profiledough ini akan membayar? Gampang kok, begini :
Anda memiliki profile di friendster, Myspace, Hi5, Facebook, Xangan atau Yuwie. Jika kebetulan anda memiliki salah satu dari itu, maka kesempatan anda untuk mendapatkan dollar terbuka lebar.

Profiledough ini sangatlah simpel.
Anda bisa memanfaatkan profil anda tersebut untuk mendapatkan uang lho. Caranya sangat sangat mudah, kalau anda udah terbiasa membuka friendster, Myspace, Hi5, FaceBook, Xanga, atau Yuwie, pasti anda tak akan bingung mengerjakan hal ini. Sebab sangat gampang, yaitu anda tinggal memasang banner dengan cara mengcopy paste kode-kode HTML yang ada dan anda akan dibayar per click dan per impression. Jadi kalau ada orang yang mengklik banner tadi, anda akan dibayar. Gimana? Sangat mudah bukan?

Contoh bannernya adalah seperti berikut :



MAKE MONEY on your PROFILE - ProfileDough.com


Oke,.... mantap khan.....

langsung Daftar aja, GRATIS kok...

MAKE MONEY on your PROFILE - ProfileDough.com
Yeah, sangat gampang!

Ketika mendaftar anda akan mendapat Bonus signup $1, sedangkan kalau anda ingin melakukan penarikan, payout minimal adalah $39 paypal. Bila belum mempunyai Account paypal, silakan Klik disini untuk membuat account/rekening online anda dengan Paypal, GRATIS.

Untuk daftar Klik disini! GRATISSS...




Uang Gratis Lewat Internet

. Sabtu, 04 Juli 2009
2 komentar

Tidak dipungkiri lagi internet sungguh bisa menjadi ladang uang bagi kita yang mau bersungguh-sungguh.

Dengan sedikit action, kita bisa mendapatkan Jutaan rupiah.
Seperti halnya bisnis yang ini, ia akan membayar bagi anda yang mau gabung. Gabungnya pun GRATIS tanpa dipungut biaya apapun. Syaratnya pun sungguh mudah. Kita hanya mencari teman aja buat Joint ke sana.

Bisnis yang sangat menggiurkan bagi anda yang mau merubah hidup anda lebih baik. Mulai sekaranglah kita harus segera menentukan langkah awal kiat menuju kesuksesan. Kapan lagi kalau bukan kita. Apa kita hanya ingin menjadi penonton aja, atau menunggu anak kita. Selama masih ada waktu, yuk,,.... kita sempatkan waktu kita untuk gabung dengan program bisnis inetrnet ini.

UNTUK GABUNG DAN MENGETAHUI CARA MENDAPATKAN 400Juta dari internet, klik disini. GRATIS...Kok...!!

Saya tunggu anda di sana.

DAFTAR DISINI GRATIS

salam
cak sun..






Hukum Tumbuh Kembang

. Selasa, 05 Mei 2009
0 komentar

Hukum Tumbuh Kembang

1. Pertumbuhan adalah kuantitatif serta kualitatif. Pertumbuhan mencakup dua aspek perubahan, yaitu perubahan kuantitatif dan perubahan kualitatif. Perubahan kuantitatif yang meliputi perbanyakan sel-sel, penambahan gigi, rambut, pembesaran material jasmaniah. Sedangkan perubahan kualitatif dapat menyebabkan adanya perubahan emosional. Perubahan ini menumbuhkan kepribadian manusia, dan menumbuhkan kapasitas intelektual untuk melakukan sesuatu.

2. Pertumbuhan merupakan proses yang berkesinambungan dan teratur karena dimulai dari keadaan sederhana menuju ke keadaan yang kompleks . kita dapat menjumpai seorang anak yang sudah dapat berjalan, tetapi sebelumnya ia belajar merangkak dan berdiri.

3. Tempo pertumbuhan adalah tidak sama. Sequence atau urutan pertumbuhan tidak bergerak dalam waktu yang konstan . ada saat dimana pertumbuhan berlangsung cepat, dan ada pula saat pertumbuhan berlangsung lambat.

4. Taraf perkembangan berbagai aspek pertumbuhan adalah berbeda-beda. Pada suatu ketika perkembangan bahasa anak mengalami kelambatan akibat adanya perkembangan pesat pada fungsi-fungsi jasmaniahnya. Karena perkembangan jasmani memerlukan banyak energi sehingga perkembangan bahasa menjadi berkurang.

5. Kecepatan serta pola pertumbuhan dapat dimodifikasi oleh kondisi-kondisi di dalam dan di luar badan. Kondisi-kondisi lingkungan internal sperti gizi, aktifitas, istirahat, tekanan kejiwaan, kesehatan jasmani dan lain sebagainya sangat menentukan kecepatan pertumbuhan serta keterlibatan potensi-potensi pertumbuhan pada individu. Juga dipengaruhi oleh keadaan lingkungan . apabila kondisilingkungan eksternal adalah positif, maka pertumbuhan akan cepat dan keterlibatan potensi-potensi pertumbuhan akan lebih luas.

6. Masing-masing individu tumbuh menurut caranya sendiri yang unik. Tidak semua individu mengalami pertumbuhan dengan cara yang sama. Ini buktinya ada yang tinggi, pendek, gemuk dan kurus. Keunikan pertumbuhan pada masing-masing individu diantaranya disebabkan : lingkungan internal, lingkungan eksternal, hereditary, aktifitas, usiakondisi fisiologis seperti cacat pisik, jenis kelamin, perbedaan hasil belajar.

7. Pertumbuhan adalah kompleks dans emua aspeknya salaing berhubungan. Sebagai gambaran, terdapat hubungan yang sangat erat antara penyesuaian anak di sekolah dengan perangai / emosinya, kesehatan jasmanianya, dan kapasitas mentalnya.


Pengertian Psikologi Pendidikan

.
8 komentar

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

A. PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN
1. Pengertian Psikologi
Secara harafiah (Syah, 1997 / hal. 7)
Berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata yaitu : psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Jadi, psikologi berarti ilmu jiwa.

William James (Syah, 1997/ hal. 8) menganggap psikologi sebagai ilmu pengetahuan tentang kehidupan mental

John B. Watson (Syah, 1997 / hal.8) mengubah definisi psikologi menurut James menjadi ilmu pengetahuan tentang tingkah laku (behaviour) organisme.

Caplin (Syah, 1997 / hal. 8) mendefinisikan psikologi sebagai
“..... the science of human and animal behavior, the study of of the organisme in all its variety and complexity as it responds to the flux and flow of the physical and social events which make up the environment”
(Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan lingkungan).

Edwin G. Boring dan Herbert S. Langfeld (Sarwono dalam Syah, 1997 / hal.8) mendefinisikan psikologi sebagai studi tentang hakikat manusia.

Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal.8) membatasi psiklogi sebagai “cabang ilmu pengetahuan yang mengadakan penyelidikan aas gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa”. Dimana gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa tersebut meliputi respon organisme dan hubungannya dengan lingkungannya.

Syah (1997 / hal.9) membuat kesimpulan tentang pengertian psikologi dari beberapa definisi di atas, dimana psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Lingkungan dalam hal ini meliputi semua orang, barang, keadaan dan kejadian yang ada di sekitar manusia.

2. Pengertian Pendidikan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Syah, 1997 / hal.10)
Pendidikan berasal dari kata “didik”, yang mendapat awal me sehingga menjadi “mendidik” artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntunan, dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.
Pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan

Menurut McLeod (Syah, 1997 / hal. 10)
Dalam bahasa Inggris, education (pendidikan) berasal dari kata educate (mendidikan) artinya memberi peningkatan (to elicit, to give rise to), dan mengembangkan (to evolve, to develop).
Dalam pengertian yang sempit, education atau pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memperoleh pengetahuan

Tardif (Syah, 1997 / hal. 10)
Secara luas, pendidikan adalah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan.
Secara luas dan representatif, pendidikan ialah .....the total process of developing human abilities and behaviors, drawing on almost all life’s experience (seluruh tahapan pengembangan kemampuan-kemampuan dan perilaku-perilaku manusia dan juga proses penggunaan hampir seluruh pengalaman kehidupan)

Menurut Dictionary of Psychology (Syah, 1997 / hal. 11)
Pendidikan diartikan sebagai ..... the institutional procedures which are employed in accomplishing the development of knowledge, habits, attitudes etc. Usually the term is applied to formal institution.
Jadi pendidikan berarti tahapan kegiatan yang bersifat kelembagaan (seperti sekolah, madrasah) yang dipergunakan untuk menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan, sikap dan sebagainya. Pendidikan dapat berlangsung secara informal dan nonformal disamping secara formal seperti sekolah, madrasah dan institusi-institusi lainnya.
Bahkan menurut definisi di atas, pendidikan juga dapat berlangsung dengan cara mengajar diri sendiri (self-instruction)

Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal. 11)
Pendidikan adalah usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk dengan pengaruhnya meningkatkan si anak ke kedewasaan yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung jawab moril dari segala perbuatannya.

3. Pengertian Psikologi Pendidikan
Arthur S. Reber (Syah, 1997 / hal. 12)
Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut :
a. Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas
b. Pengembangan dan pembaharuan kurikulum
c. Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan
d. Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif
e. Penyenggaraan pendidikan keguruan

Barlow (Syah, 1997 / hal. 12)
Psikologi pendidikan adalah ...... a body of knowledge grounded in psychological research which provides a repertoire of resource to aid you in functioning more effectively in teaching learning process.
Psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas-tugas seorang guru dalam proses belajar mengajar secara efektif.

Tardif (Syah, 1997 / hal. 13)
Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan.

Witherington (Buchori dalam Syah, 1997 / hal. 13)
Psikologi pendidikan sebagai “ A systematic study of process and factors involved in the education of human being.
Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia.